Wednesday, 29 June 2011

Dan Yesus Pun Melarang Keras Patung dan Gambar.UNTUK DI SEMBAH

Dan Yesus Pun Melarang Keras Patung dan Gambar

Ada satu ajaran yg ditinggalkan oleh Kaum Kristen , ajaran itu ialah LARANGAN BERIBADAH MENGGUNAKAN PATUNG & GAMBAR.



Padahal jelas sekali jika Nabi Isa a.s. (Yesus) melarang menggunakan patung dan gambar. Ini bukan kata orang, bukan iklan di TV , bukan kata koran, tapi kata Alkitab. Bukti terkuat sebuah agama yg dipercayai sebagai perkataan Tuhan atau firman Tuhan.
Di dalam Alkitab cukup banyak larangan Allah untuk membuat patung atau berhala atau sejenisnya, terlebih lagi sujud menyembah dihadapan patung atau berhala tersebut.

Namun kenyataan, hampir setiap gereja justru banyak sekali patung dan gambar yg "dipercayai" sebagai gambar Jesus dan Maria. Lebih parah lagi patung dan gambar itu digunakan untuk ibadah, bahkan beberapa gereja mengajarkan untuk sujud dihadapan patung Jesus.
Hampir di setiap ruang rumah orang Kristen dipajang gambar wajah Yesus bersama ibunya Maria. Dan umumnya mereka sangat menghormati patung atau gambar atau lukisan wajah Yesus dan Ibunya, Maria. Dan mereka biasanya jika berdoa selalunya menghadap pada gambar makhluk ciptaan Allah itu.

Bahkan mereka lebih khusyuk berdoa atau memohon sesuatu bila menghadapkan wajah mereka ke patung atau gambar tersebut. Padahal sangat jelas Allah dalam Alkitab mereka sendiri melarang membuat apalagi menyembah ke hadapan patung tersebut.
Coba kita simak:

Keluaran 20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yg ada di bumi di bawah, atau yg ada di dalam air di bawah bumi.
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Ulangan 4:23 Hati-hatilah, supaya jangan kamu melupakan perjanjian TUHAN, Allahmu, yang telah diikat-Nya dengan kamu dan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang oleh TUHAN, Allahmu, dilarang kauperbuat.

Imamat 26:1 "Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.

Ada pendeta, pastor dan umat Kristiani Berdalih, jika itu semua adalah ayat Taurot dan Kitab para Nabi dalam Perjanjian Lama yg sudah tak berlaku lagi karena Jesus telah menebusnya dengan mati ditiang salib dan Perjajian Lama itu telah ditukar dengan Perjanjian Baru iaitu "Injil".

Pernyataan pendeta, pastor dan umat Kristiani ini sama sekali tidak benar karena Jesus sama sekali tak menghapus setitik kecil pun dari hukum Taurot & kitab para Nabi.

Matius 5:17. Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya SELAMA BELUM LENYAP LANGIT DAN BUMI INI, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Lukas 16:17 LEBIH MUDAH LANGIT & BUMI LENYAP dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

Dan bahkan Jesus sendiri pun melarang patung & gambar digunakan dalam ibadah, ini ayatnya:

Yohanes 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Paling Tidak, dari ayat diatas, dapat kita ambil kesimpulan:
1. Jesus mengajarkan menyembah pada ALLAH, bukan menyembah dirinya
2. Jesus mengajarkan kita harus menyembah ALLAH dalam roh, bukan dalam wujud, bukan dalam bentuk.
    Tidak ada yg tahu wujud ALLAH!
3. Jesus mengaku dirinya bukan ALLAH, kerana ia berwujud, dapat dilihat.
4. Jesus melarang penyembahan selain pada ALLAH
5. Jesus melarang menggunakan patung dan gambar atau wujud lain dalam menyembah kepada ALLAH.
Jika memang Jesus itu Tuhan dan jika memang Jesus menyuruh menggunakan patung dan gambar dalam beribadah, tentu paling Tidak ayatnya seperti ini:

23. Penyembah-penyembah yg benar akan menyembahku dalam patungku dan gambarku, sebab aku menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24. ALLAH/Jesus itu wujud manusia dan barang siapa menyembahku, harus menyembahku dalam wujud patungku atau gambarku.

Perintah Allah yg jelas sangat, tegas dan sangat keras ini sama sekali tidak dipatuhi oleh hampir semua umat Kristiani. Bahkan mereka dengan bangga dengan patung dan gambar Jesus serta ibunya Marry. Sering pula mereka menggunakan gambar Jesus atau Marry sebagai wallpaper pada HAndPhone, iPhone, PDA atau desktop pc.

Dari sini saja kita dapat melihat bahwa larangan membuat patung dan sujud menyembah kepada patung tersebut yang mengamalkannya adalah Umat Islam.

Makanya dimanapun kita jumpai rumah umat Islam, tidak akan pernah kita temukan patung atau gambar wajah Muhammad. Ini berarti yang mengamalkan ayat Alkitab itu ialah Umat Islam.

Ajaran yg telah hilang ini dimurnikan lagi oleh Allah melalui Rasulullah Muhammad SAW dalam Qur'an:

Qs.6 An'aam:74. Dan di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, "Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata."

Qs. 21 Al-Anbiya:52. Ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung Apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?"

Qs. 20 Thaahaa:89. Maka Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa patung anak lembu itu tidak dapat memberi jawaban kepada mereka, dan tidak dapat memberi kemudharatan (kerugian) kepada mereka dan tidak kemanfaatan?

Qs. 14 Ibrahim:35. Dan, ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, Jadikanlah negeri ini, negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala. 36. Ya Tuhanku, Sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, Maka Barangsiapa yang mengikutiku, Maka Sesungguhnya orang itu Termasuk golonganku, dan Barangsiapa yang mendurhakai Aku, Maka Sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dan masih banyak lagi ayat Qur'an yg melarang menggunakan patung dan gambar untuk beribadah meski cuma dipasang saja. Jika memang kita semua mencintai Nabi Isa a.s.atau Yesus, maka sebaiknya segala perintahnya kita jalankan dan segala larangan kita tinggalkan. Jangan ada lagi wujud Tuhan dalam patung atau gambar.

Dan terbukti yang menjauhi larangan menggunakan patung dan gambar makluk ini adalah kami, Umat Islam. Sedang umat Kristiani malah melanggar apa yg dilarang oleh ALLAH, Para Nabi terdahulu dan Nabi Isa a.s. (Yesus) sendiri dalam Perjanjian Lama & Perjanjian Baru.

Monday, 27 June 2011

Messenger and The Names of the Messengers


The word messenger (resul) and all its derivatives are used 513 times in the Quran. The names of the messengers sent by God are also mentioned: like Moses, Abraham, Aaron…And the total number of the messenger names used in the Quran is also 513 (Including the repetitions). The total of the repetition of these words is 1026 (513X2) and this is another miracle of the Quran. Can a man use 1026 repetitions to create such a mathematical symmetry by using both the words equally, 513 times each? And the piecemeal decent of the Quran according to circumstances must be taken into consideration. It is crystal clear that even if the entire mankind and all the jinns came together, they could not produce anything like the Quran.
Say, “If all the humans and the jinns came together in order to produce a Quran like this, they would surely fail, no matter how much assistance they lent one another.” (17:88)
Since the word “messenger” (resul) is used 513 times, the names of these messengers are also used 513 times.
We are going to see the importance of 19 in the next section, but still 513 is 27X19. Here both 19 and 27 are important because the number of the messenger’s names mentioned in the Quran is 27.
It is another miracle that our prophet’s name is mentioned as the 19th messenger in the Quran. (Together with the prophets Job and Jonah)
Number Name of the messenger Number of occurrence
1 Moses 136
2 Abraham 69
3 Noah 43
4 Lot 27
5 Joseph 27
6 Adam 25
7 Jesus 25
8 Aaron 20
9 Isaac 17
10 Solomon 17
11 Jacob 16
12 David 16
13 Ismail 12
14 Shuaib 11
15 Saaleh 9
16 Hood 7
17 Zachariah 7
18 John 5
19 Muhammad 4
20 Job 4
21 Jonah 4
22 Elias 3
23 Idris 2
24 Zalkifl 2
25 Elisha 2
26 Luqmaan 2
27 Ezra 1
- - 513(27*19)

The word Number of occurrence
The word Number of occurrence
Messenger 513
The table we presented here has some open to discussion points, unlike the other tables we presented. It was easier to count the format of the words in the previous tables. But since this table has some debatable points, we will try to explain these in a more detailed way. (We tried not to include any controversial subjects in our book. But although this table has some ambiguities, it is helpful to distinguish who is the real messenger between the three names; Luqmaan, Ezra, Zul-Qarnain. We included the name Aarun in the expression “Aarun’s sister” which is in the sura Mary, to our table since that refers to Mary and gives the information that they both come from the same family. That is why we thought this expression mentions Aarun and we added this word to our counting. We did not include the name “Ahmed” which is used for our prophet since we thought it is used to describe a characteristic (praise, praised) of him rather than his name. Throughout the Quran, the Prophet is called by the name “Muhammad”, not “Ahmed”. And likewise, the name used for prophet Jonah, “zan noon”, is also presents his character, not his name. That is why we did not include that name also.
The names, Luqmaan, Ezra, Zul-Quarnain, which are mentioned in the Quran have also controversial points about whether they are prophets or not. We added to our list Luqmaan which is used twice and Ezra which is used once, but did not include Zul-Quarnain which is used three times in the Quran. It can be said that this list is prepared arbitrarily. But it must be noted that all the derivatives of the word “messenger” are used 513 times and the total names of the prophets used in the Quran is also 513. The use of the names of messengers is not 300, 400, 450, or 550, 600, 800. The total number of the names of messengers mentioned in the Quran cannot be changed decreasing or increasing by 10. The maximum number that can be changed in controversial subjects is 6 or 7. Although this table may be judged arbitrary at first, it is not so, since the number of the use of names (513) and number’s coefficient (27) compel us to make a selection.
Here we come face to face with another mathematical miracle of the Quran: problem solving. For example; the question whether Lukmaan, Zul-Quarnain, and Ezra are prophets or not, is one such a problem. We will try to solve this problem with the mathematical charecteristics of the Quran. The frequency of the messenger names and the frequency of the derivatives of word “messenger” are very close. So we can expect to solve this problem with the help of mathematics. And we have the number 27 which can be accepted as a coefficient. We tried to solve this problem in the previous table. But we are ready to accept other alternative explanations and criticisms. God knows best. The Quran is a sufficient miracle for believers.
Is it not sufficient for them that We have sent down to you the Book, being read to them? It is indeed a grace and reminder for people who believe. (29:51)
http://quran.com/21/30